Lakukan Pelunasan KPR Lebih Cepat, Ini Cara dan Untung Ruginya

Lakukan Pelunasan KPR Lebih Cepat, Ini Cara dan Untung Ruginya

Saat kamu mengajukan KPR dengan jumlah gaji yang pas-pasan per bulan, tentu kamu berpikir baru bisa melunasinya sesuai dengan tempo. Namun, suatu saat kamu mendapat promosi dan gaji naik berkali-kali lipat, kamu tentu ingin lakukan pelunasan KPR lebih cepat untuk bisa wujudkan rumah imajinasimu. Tapi, apa untung ruginya?

Apa Untung Rugi Melunasi KPR Lebih Cepat?

Keuntungan Melunasi KPR Lebih Cepat

Sebenarnya, melunasi KPR lebih cepat memiliki keuntungan dan kerugian sendiri. Namun bagi kamu yang memiliki dana berlebih dan tak ingin terjerat utang dalam jangka waktu yang lama, tentunya akan memilih melunasi lebih awal pinjaman KPR kamu. Secara logika, keuntungan melunasi KPR lebih awal adalah kamu akan terbebas dari beban utang angsuran.

Dengan begitu, kamu bisa lebih tenang dalam mengatur keuangan saat ada satu beban yang terangkat dari pundak kamu. Kamu juga bisa mengatur keuangan lebih mapan untuk berbagai hal yang mungkin kamu butuhkan ke depannya.

Kerugian Melunasi KPR Lebih Cepat

Lalu, apa kerugian melakukan pelunasan KPR lebih cepat? Bisa dibilang, kerugian yang bisa kamu dapatkan dengan melunasi KPR ini lebih besar ketimbang mencicilnya. Namun, sekali lagi, bagi kamu yang tak ingin tidak terikat utang dalam jangka waktu yang lama, pilihan ini adalah yang terbaik.

Apa saja kerugian yang bisa menimpa kamu bila melakukan pelunasan lebih cepat? Hal yang paling jelas adalah kamu akan dikenakan penalti sesuai dengan kesepakatan yang telah berlaku di awal. Selain itu, kamu juga akan terkena berbagai biaya lainnya. Untuk melakukan pelunasan lebih awal, ada baiknya kamu memperhatikan beberapa hal berikut ini!

  1. Bunga Anuitas

Salah satu hal yang wajib kamu perhatikan bila mau melakukan pelunasan lebih awal adalah bunga anuitas. Biasanya, pihak bank akan memberlakukan dua metode bunga dalam KPR yakni bunga tetap dan bunga anuitas. Bunga tetap biasanya akan diberlakukan selama 2 hingga 3 tahun waktu cicilan.

Sedangkan untuk bunga anuitas alias bunga berubah, akan semakin besar tergantung perubahan bunga yang diberlakukan pihak Bank Indonesia dan penyesuaian yang dilakukan pihak bank. Bunga anuitas ini membuat kamu membayar bunga setiap bulannya selalu hampir sama dengan jumlah cicilan pokok yang harus kamu bayar.

Jadi, jangan heran jika kamu sudah merasa membayar jumlah yang cukup besar setiap bulan tapi utang pokok kamu belum berkurang banyak. Tak hanya itu, jumlah utang pokok yang harus kamu lunasi pun akan semakin besar. Sebaiknya, telitilah skema bunga yang ditetapkan yang menyetujui KPR kamu agar kamu tidak terkena biaya bunga yang besar saat pelunasan.

  1. Model Bunga

Hal lain yang harus kamu perhatikan saat mau melakukan pelunasan lebih awal adalah model bunga yang ditetapkan. Kamu memang bisa dapatkan kredit rumah mudah dengan KPR. Namun, kalau mau melakukan pelunasan lebih cepat, kamu harus memperhatikan model bunga yang kamu sepakati dengan pihak bank.

Banyak bank yang membebankan bunga yang besar di awal cicilan dan mengecil mendekati akhir cicilan. Hal ini karena bank memberlakukan bunga anuitas dengan model piramida terbalik. Di dalam jumlah yang besar dan harus dibayarkan debitur setiap bulannya, terkandung cicilan pokok dan bunga.

Nah, untuk pelunasan lebih cepat, katakanlah kamu akan melunasi KPR dengan tenor 20 tahun. Perhatikan bunga yang dibebankan 10 tahun awal. Jika jumlahnya lebih besar dibanding 10 tahun akhir, maka melunasi KPR lebih awal adalah hal yang sangat merugikan. Mengapa?

Sebab, bunga yang ingin kamu hindari dengan cara melakukan pelunasan lebih cepat malah akan dibayarkan cukup besar di 10 tahun pertama. Kalaupun kamu ingin melakukan pelunasan KPR lebih cepat, ada baiknya kamu melakukannya di awal-awal mengambil KPR dan belum lewat 10 tahun awal.

  1. Penalti

Kamu juga harus bersiap menghadapi pinalti dari pihak bank jika mau melunasi lebih awal. Bank biasanya membebankan 1% dari utang pokok bahkan lebih besar untuk pinalti yang diberikan. Ada juga bank yang menawarkan bebas pinalti untuk pelunasan di 1 hingga 2 tahun awal KPR.

  1. Inflasi

Kamu juga harus memperhatikan inflasi yang berlaku. Sebab, inflasi ini mempengaruhi nilai yang. Nominal uang jumlahnya memang tetap, namun nilainya akan menurun dari tahun ke tahun. Pada 5 hingga 10 tahun yang lalu, cicilan rumah sebesar 400 hingga 800 ribu per bulan mudah didapat. Namun, ini akan makin sulit untuk dikumpulkan seiring bertambahnya inflasi.

Trik Mempercepat Pelunasan KPR

Setelah kamu paham apa saja risiko yang bisa diterima bila melakukan pelunasan lebih awal, sekarang tinggal keputusanmu saja, mau melunasi atau tidak. Kalau tetap mau melunasi lebih awal, kamu bisa coba kurangi sisa utang pokok dengan tabungan tetap. Percepatan pelunasan KPR ini bersifat mengurangi utang pokok secara berlaku dengan angsuran 40% dari gaji.

Semisal dalam satu tahun kamu bisa menabung 12 juta, maka kamu bisa menggunakan uang tersebut untuk mengurangi utang pokok KPR kamu. Lakukan ini setiap tahun, maka kamu bisa lakukan pelunasan lebih cepat. Cara lain yang bisa kamu lakukan adalah melakukan pembayaran ekstra.

Trik ini sangat efektif bila kamu memiliki pendapatan berlebih. Namun, biasanya ada syarat yang sudah ditentukan pihak bank bila mau melunasi ekstra ini. Salah satunya adalah telah mengangsur minimal 12 kali dan jumlahnya minimal 5 kali angsuran.

Nah, itulah cara yang bisa kamu lakukan untuk bisa wujudkan desain rumah yang bikin relax sesuai dengan imajinasimu dengan gunakan KPR yang dilunasi lebih cepat. Kalau kamu siap dengan semua risikonya, tak ada salahnya lakukan pelunasan lebih cepat agar terbebas dari utang!

shares